السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Kamis, Februari 04, 2010

Nama Islami

0 komen,

Nama yang baik dan Islami sangat penting. Nama juga bisa menjadi doa bagi yang punya nama.
Saya teringat beberapa pengalaman saya waktu sering jalan dulu.
Pernah suatu ketika saya sampe di suatu kampung untuk suatu keperluan .
Kemudian berkenalan dengan salah seorang penduduk kampung tersebut. Yang menarik plus bikin saya kaget waktu orang itu memperkenalkan dirinya dengan nama "Mujrimin" ( Pendosa ). Waktu itu saya jadi penasaran orang ini dengan nama seperti itu dia tau ga'k ya makna dari namanya itu, waktu saya tanya masalah namanya itu, dia bilang dia tidak tau artinya. katanya orang tuanya terpakasa kasi nama seperti itu karena konon sebelum make nama itu orang itu sering sakit-sakitan sampai namanya di ganti Mujrimin.

Dalam hal ini sudah pasti faktor ilmu menurut saya sangat mempengaruhi terhadap pemberian nama seseorang. Seandainya Dia mengerti akan arti sebenarnya dari "mujrimin" saya yakin dia ga bakalan pake nama itu lagi.

Kira-kira pekan lalu (liat tanggal posting) saya di datangi oleh seorang teman saya. Dia minta nama-nama islami buat anaknya yang sudah 10 hari lahir tapi belum dikasi nama. he he he ksian dia. Datang dengan wajah bingung. Alhamdulillah Dulu saya sempat koleksi nama-nama islami unutk anak saya yang pertama dulu. entah dulu dapet dari mana (lupa dolot darimana) yang jelas file itu sempat saya cd kan. Waktu itu langsung saja saya file itu saya print. heheh lumayan sekitar 23 halaman lebih. sekarang giliran dia yang bingung mau pilih nama yang mana.

Sekarang jadi terpikir untuk sharing file itu kali aja ada yang nyari.
kalo mau donlot langsung aja pake link itu disini .

Mudah-mudahan ada manfaatnya.


Baca selengkapnya.....“Nama Islami”

Selasa, Februari 02, 2010

TELANJANG KOK BANGGA..!

22 komen,
Saat ini, menyaksikan gadis-gadis berpakaian seksi adalah pemandangan sehari-hari.

Mereka, remaja-remaja muslimah, tidak risih lagi bercelana pendek dan kaos ketat untuk keluar rumah. Busana muslimah hanya untuk menghadiri pengajian, atau acara kematian . Setelah pulang tak ada bekasnya..

Dulu, hanya wanita nakal yang tidak malu keluar rumah dengan pakaian seperti itu. Namun sekarang, para remaja justru bangga ketika bisa tampil dengan mengumbar auratnya. Apalagi, bila ia memiliki kulit putih mulus, seperti bintang iklan sabun di televisi. Memang, propaganda media yang jor-joran megumbar kecantikan aurat wanita sangat berpengaruh terhadap makin terbukanya penampilan remaja muslimah saat ini.

Sementara itu model pakaian panjang tetapi sangat ketat pun makin digandungi. Dari anak-anak, remaja sampai ibu-ibu banyak yang mengenakannya. Bukannya aurat tertutup , tapi malah terkesan ditonjolkan detail lekuk tubuhnya. Sungguh sangat jauh dari busana syar’i yang harus longgar, tidak transparan dan menutup aurat kecuali wajah dan telapak tangan.

Tidak takukah mereka dengan ancaman Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam, "Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakekatnya) telanjang, lenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk syurga dan tidak mencium semerbak harumnya." (Riwayat Abu Daud)

Di akhirat, mereka tidak akan mencium wanginya syurga, apalagi memasukinya!. Sedangkan di dunia, cara berpakaian seperti itu secara ilmiah terbukti merugikan kesehatan. Penelitian Ilmiah kontemporer telah menemukan perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat atau transparan sangat beresiko terkena penyakit kanker ganas MILANOMA. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ini dengan mengutip beberapa fakta, di antaranya maraknya kanker ganas MILANOMA pada usia dini, yang semakin bertambah dan menyebar sampai di kaki. Penyebabnya, sengatan ultra violet dari matahari dalam waktu lama di sekujur pakaian yang ketat selama bertahun-tahun.

Yang muncul pertama kali adalah bulatan berwarna hitam agak lebar, terkadang berubah bulatan kecil saja. Kebanyakan di daerah kaki atau betis, juga di sekitar mata; kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang bisa terlihat, pertautan limpa (daerah di atas paha) dan menyerang darah, dan menetap di hati dan merusaknya. Na’udzubillah ...!!!

Jadi berbahagialah, jika kamu telah berpakaian syar’i !!!

(El fata)

Baca selengkapnya.....“TELANJANG KOK BANGGA..!”

Kamis, Januari 21, 2010

KACA MATA IBLIS : GAY Bisa Lebih Sholeh

7 komen,

Setiap Kali ada orang atau kelompok masyarakat yang mau menjalankan ajaran Islam ada saja yang menghalangi, melontarkan tuduhan miring dan memusuhi.

Saat orang menjalankan syari'at Islam, maka muncul tuduhan melanggar HAM, kekerasan terhadap kaum wanita, dan sejenisnya. Sebaliknya, perbuatan dosa dan maksiat malah didukung dan dibela-bela.

Sebuah ajaran inti yang selalu diturunkan oleh iblis La’natullah ‘Alaihi dari generasi ke kenerasi adalah " halalkan yang diharamkan oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, dan haramkan yang dihalakan." Prisnsip ini dengan sukses diusung oleh para pengikut paham iblis hingga di zaman ini. Berbagai perkara yang halal diharamkan dan haram, dosa di halalkan atau dilegalkan bahkan didukung. Dosa ini dianggap sebagai hak pribadi setiap orang. Seks bebas, selingkuh, hubungan di luar nikah, dan homoseksual bagi mereka adalah suatu yang legal.

Dukung Perbuatan kaum Luth

Sebut saja di antara contohnya, beberapa waktu yang lalu ( 11/09/09 ) mahasiswa Fakultas Adab Jurusan Sejarah dan Pemikir Islam ( SPI ) - IAIN Sunan Ampel Surabaya menggelar seminar bertajuk "Nikah Yes ! Gay Yes !", bertempat di gedung Self Access Center (SAC) IAIN Sunan Ampel Surabaya. Dari Judulnya saja sudah bisa di tebak bahwa acara ini pasti akan membela kaum gay, perilaku homoseksual secara mati-matian. Acara tersebut menghadirkan pembicara seorang pelaku gay dan seorang dosen dari sebuah Institut Islam di Situbondo. Seorang dosen Sosiologi IAIN Sunan Ampel yang dianggap sebagai dalang di balik acara ini bahwa mengatakan, "Melihat kaum gay harus dari berbagai kacamata. Melihat dari satu kacamata (Agama) hanya menimbulkan ketidak adilan kepada mereka. Dia menilai, kaum gay memiliki sisi yang bagus, sholeh secara social. Keberadaannya tidak mau meresahkan orang apalagi meruguikan orang lain. Bahkan terkadang lebih sholeh dalam hal tersebut dari pada muslim bukan gay." Sudah barang tentu apa yang di katakan dosen ini tidak benar. Karena dosa perbuatan kaum luth, homoseksual hanya dianggap sholeh oleh Iblis La'natullah 'Alaihi dan pengikutnya saja. Mereka jelas tidak akan resah dengan kemaksiatan besar sekalipun. Sedangkan menurut ajaran Islam, gay, lesbi dan homo seksual akan tetap haram dan meresahkan hingga akhir zaman. (El Fata)

Atau mungkin ada bertanya GAY itu sebenarnya hukumnya apa sih..?
Untuk masalah itu silahkan lihat langsung di sini

Mudah-mudahan ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menunjukkan kepada kita semua jalan yang diridhoi-NYa


Baca selengkapnya.....“KACA MATA IBLIS : GAY Bisa Lebih Sholeh”

Kamis, Januari 14, 2010

Sehat Tanpa Pacaran

16 komen,

"Masih kecil jangan pacaran", begitu para orang tua jama dahulu menasehati anak-anak mereka. Tentu saja bukan dimaksudkan jika sudah besar dibolehkan. Mungkin maksudnya, jika sudah dewasa dan sudah siap bersegera saja menikah.

Nah, rupanya nasehat orang tua jaman dahulu kini dibenarkan oleh para peneliti modern. Dalam temuan terbaru menunjukkan, semakin dini seseorang menjalin cinta semakin besar resiko beban kejiwaan. Termasuk beresiko sakit hati, depresi dan bahkan sakit-sakitan.


Penelitian yang ditulis dalam Journal Of Pain, Peneliti dari Universite de Montreal, University Hospita Center dan Mc Gill University menemukan bahwa anak remaja yang mulai pacaran sejak usia dini lebih banyak mengalami sakit kepala, perut dan pinggang. Mereka juga dilaporkan lebih banyak mengalami depresi di banding rekan rekan seusianya yang belum pernah pacaran.

Dr. Isabelle Tremblay, seorang peneliti dari Universite de Montreal serta Dr. Michael Sullivan, seorang professor psikologi dari Mc Gill University telah melakukan studi untuk mengetahui pengaruh menjalin hubungan sejak dini terhadap kesehatan seseorang.

Sebanyak 382 pelajar remaja berumur rata-rata 12 hingga 17 tahun di Kanada di rekrut sebagai partisipan penelitian. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang frekuensi dan intensitas mengalami gangguan emosi serta fisik dan juga usia awal mengenal cinta.

Hasilnya, seseorang yang mengenal cinta lebih dini cenderung menjadi pribadi yang rapuh, sakit-sakitan, merasa tidak aman dan mudah depresi. "Gejala itu berkembang dai sejak masih kanak-kanak, lalu remaja dan akhirnya ketika dewasa," ujar Sullivan seperti dilansir www.sciencedaily.com, Kamis, 26 November 2009 lalu.

Peneliti belum sepenuhnya mengerti mengapa hal itu bisa terjadi. Namun kesimpulan yang dinyatakan peneliti adalah, sesorang yang menjalin hubungan sejak dini, contohnya remaja, akan memiliki alarm rasa sakit yang lebih tinggi, terutama jika remaja itu menjalin hubugan yang buruk dengan pasangannya.

Sementara itu di sisi lain, mereka yang belum menjalin cinta pada usia dini cenderung lebih ekspresif dan lebih banyak bersosialisasi dengan teman-teman lainnya tanpa harus sedih atau mengalami depresi.

Nah agar anak Anda tidak mudah depresi, hindarkan mereka dari mengenal pacaran.

*Cholis Akbar/Suara Hidayatullah


Baca selengkapnya.....“Sehat Tanpa Pacaran”

Rabu, Januari 06, 2010

Esensi Kesinambungan Amal

10 komen,

Kesinambungan amal begitu ditekankan dalam Islam agar kontak batin (ittishal ruhi) dengan ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala terus terjalin. Kesinambungan amal akan mengangkat derajat pelakunya, menghapus dosannya dan mengangkat kesulitan septi kisah tiga orang yang terjebak dalam gua.


Jika amal sudah berkesinambungan, ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan menelantarkan kita sendirian dalam mengarungi hidup. ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan membiarkan kita hanyut terbawa syahwat, syubhat dan ghoflah, sekalipun dalam sekejap. Dengan memperbanyak amal shalih, dinamika kehidupan kita akan terkontrol.

Wahai Yang mebolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku dalam agama-Mu (Riwayat Abu Daud).

Hidup ini begitu singkat. Paling hanya 60 tahun hingga 70 tahun saja. Sedikit sekali oaring yang berumur lebih dari itu.

Saat kita melangkahkan kaki setapak demi setapak, menata amal hari demi hari, sempatkanlah untuk menengok sejenak ke belakang. Sudah berapa jauh perjalanan yang sudah kita tapaki? Adakah jaminan kita akan sampai finish dengan selamat tanpa aral melintang??

Ya ALLAH, tolonglah hamba-Mu agar tidak celaka di tengah jalan, bertemu dengan-Mu tanpa persiapan yang matang, menghadap kepada-Mu dengan suul khatimah. Na’udzu billah.

Ya ALLAH, betapa sering kami mabuk melihat jabatan, ilmu , pengaruh harta dan amal dan akhirnya mabuk melihat kehbatan diri sendiri.

Ampuni kami Ya ALLAH....!!!!

Baca selengkapnya.....“Esensi Kesinambungan Amal”

Sibuklah dengan amal baik

2 komen,

Semua potensi diri harus kita gali maksimal untuk taat kepada-Nya. Jika kita sibuk dengan amal shalih, maka kebathilan tak akan diberi peluang untuk hadir, nafsu idak sempat bergerak untuk memainkan perannya, karena amal baik dan buruk tidak akan mungkin muncul secara bersamaan.

مَّا جَعَلَ اللَّهُ لِرَجُلٍ مِّن قَلْبَيْنِ فِي جَوْفِهِ


"Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya"(Al-Ahzab : 4)

Jika kebenaran tertanam kuat dalam diri, kebathilan pasti akan sirna. Imam syafi’i menasehati :

Jika engkau tidak menyibukkan diri dengan kebenaran, maka dirimu akan disibukkan dengan yang bathil, (lihat Jaddid Hayataka, Syekh Muh.Al-Ghozali)

Para ulama dahulu memiliki amalan tertentu yang rutin dilakukan agar bisa menjaga stamina ruhaninya. Amalan yang dikerjakan secara rutin akan menyegarkan hidup, menjauhkan diri dari ketegangan. Belenggu duniawi tidak sampai mengikat dirinya. Kebekuan hubungan antar sesame menjadi cair. Pikiran dan perasaan menjadi ceria.

Mari kita kalkulasi diri kita secara jujur, berapa banyak kesempatan yang kita manfaatkan untuk melaksanakan ibadah ? Yakinkan kita bahwa apa yang telah kita laksanakan selama ini akan menyelamatkan kita dari jilatan api neraka?

Sering terjadi pada umur yang panjang masanya, tetapi sedikit manfaatnya. Adapula umur yang pendek waktunya, tapi panjang manfaatnya (Ibnu Athaillah, Al-Hikam)

Sebaik-baik manusia yang panjang umurnya dan semaik berkualitas amal shalihnya. (Al - Hadits)

Ketahuilah , manusia yag paling jelek adalah manusia yang semakin berkurang usianya namun tidak berkembang ilmunya, tidak meningkat ibadah dan amal shalihnya.

Allahu A’lam.


Baca selengkapnya.....“Sibuklah dengan amal baik”

Selasa, Desember 08, 2009

Congkak Berujung Binasa

24 komen,
ALLAH Maha Mengetahui bagaimana isi hati hamba-Nya. ALLAH Maha Mendengar stiap ucapan Hamba-Nya, dan ALLAH Maha Kuasa untuk menghinakan hamba-Nya yang telah berlaku sombong dan menghina ALLAH. Hati-hati jangan sampai anda berlaku sombong kepada ALLAH.

Kisah ini terjadi di UNiversitas ‘Ain Syams, Fakultas Pertanian di Mesir. Sebuah kisah yang amat terkenal.
Pada Tahun 50-an masehi, di sebuah halaman salah satu fakultas berdirilah seorang mahasiswa sembari memegang jamnya dan membelalakkan matanya, lalu berteriak lantang, “Jika memang ALLAH ada, maka silahkan Dia mencabut nyawa saya satu jam dari sekarang!!” Hatinya dipenuhi kecongkakandan ia menantang kekuasaan ALLAH. Ia ingin menunjukkan kepada orang banyak bahwa ALLAH tidak ada.

Ini merupakan kejadian yang langka. Banyak mahasiswa dan dosen di kampus tersebut menyaksikan peristiwa itu. Menit demi menit pun berjalan dengan cepat hingga tibalah menit ke-enampuluh dari ucapan sang mahasiswa tersebut. Mengetahui belun ada gejala apa-apa dari ucapannya, sang mahasiswa ini berkacak pinggang, penuh dengan kesombongan dan tantangan sembari berkata pada rekan-rekannya, “Bagaimana pendapat kalian, bukankah jika memang ALLAH ada sudah pasti DIA mencabut nyawaku?” Makin mengelegak kecongkakannya, makin menggelora kedurhakaannya.

Para mahasiswa pun pulang ke rumah masing-masing. Berbagai macam tanggapan mereka. Di antara mereka ada yang tergoda bisikan syaithan sehingga beranggapan, “Sesungguhnya ALLAH hanya menundanya karena hikmah-Nya di balik itu.” Akan tetapi ada pula di antara mereka yang menggeleng-geleng kepala dan mengejeknya.

Sementara si mahasiswa yang lancang tadi pulang ke rumahnya dengan penuh keceriaan, berjalan dengan angkuh seakan dia telah membukikan dengan dalil logika yang belum pernah di lakukan oleh siapapun sebelumnya, bahwa ALLAH benar-benar tidak ada. Bahwa manusia diciptakan secara serampangan, tidak mengenal Rabb, tidk ada hari kebangkitan dan hari hisab. Dia masuk rumah dan rupanya ibunya sudah menyiapkan makan siang untuknya. Sedangkan ayahnya sudah menunggu sembari duduk di hadapan hidangan. Karenanya mahasiswa itu pun bergegas sebentar ke westafel di dapur. Dia berrdiri di situ sembari mencuci muka dan tangannya, kemudian mengelapnya dengan tissue. Tatkala sedang dalam kondisi demikian, tiba-tiba dia terjatuh dan tersungkur di situ, lalu tidak bergerak lagi untuk selama-lamanya. Mati.

Yah … dia benar sudah tidak bernyawa lagi. Ternyata, dari hasil pemerikasaan dokter, di ketahui bahwa sebab kematiannya adalah air yang masuk ke telinganya…!!

Mengenai hal ii Dr.’Abdu Razzaq Nawfal- Rahimullah- berkata , “Allah hanya menghedaki dia mati seperti keledai !”

Sebagaimana diketahui berdasarkan penelitian dan pengalaman bahwa bila air masuk ke telingan keledai atau kuda, maka seketika ia akan mati ?!!

Subhanallah begitu besar kekuasaan ALLAH. Maka takutlah ke pada ALLAH. Semoga kita semua menjadi semakin taat kepada ALLAH.

Amiiinn…!!!

Baca selengkapnya.....“Congkak Berujung Binasa”

Selasa, November 17, 2009

2012 Kiamat ?

31 komen,


Kemarin tengah asik makan siang ( asik cerita sambil makan sebelum waktu zhuhur ) saya tertarik dengan cerita seorang teman. Katanya anaknya pernah tanya ke dia dengan pertanyaan yang cukup mengejutkan sekaligus mengundang rasa prihatin saya.


"Abi, katanya tahun 2012 akan terjadi kiamat, bener ga bi?" tanya anak teman saya. Belum sempat di jawab si anak nanya lagi: " kalo gitu abi beli pesawat donk atau sewa pesawat, supaya kalo kiamatnya bener² terjadi kita bisa lari pake pesawat. Kan ngerituh bi kalo kiamatnya sampe terjadi.!!"

Ternya si anak abis nonton Film yang berjudul 2012. Saya jadi tertarik untuk surfing dengan kata kunci 2012, Hasilnya 269,000,000 hasil pencarian oleh om google. Konon Tahun 2012 di ramalkan akan terjadi kiamat oleh bangsa maya. Tapi yang jelas hal ini adalah sesatu yang wajib untuk kita ingkari sebagai orang Muslim. Kalo Datangnya Hari kiamat Wajib kita Yakini. Saya melihat adanya usaha pengrusakan aqidah oleh orang kafir terhadap Ummat Islam di seluruh dunia lewat Film ini ( Allaahu A'lam )

Lewat Posting saya ingin mengajak pembaca semua ( Internet user, khususnya Ummat Islam di seluruh dunia ) untuk sama-sama tidak percaya akan ramalan itu. Biar bagaimana pun kiamat tidak akan terjadi sebelum munculnya tanda-tanda kiamat.
Detail Tanda-tanda Kiamat klik---> di sini

Mudah-mudahan ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala Menyempurnakan Iman dan Amalan kita semua Amiin..

Baca selengkapnya.....“2012 Kiamat ?”

Senin, November 02, 2009

Poligami Bikin Pria Panjang Usia?

11 komen,
Kemarin seperti biasa saya surfing untuk baca artikel-artikel menarik, sekalian buat nambah ilmu dan wawasan. Dan ternyata saya menjumpai sebuah artikel yang sangat menarik perhatian saya, saya yakin artikel ini bakalan ga disukai oleh kebanyak perempuan khususnyakaum feminis. Isi Artikelnya seperti ini :

Poligami yang benar bisa memperpanjang usia laki-laki dan tidak menekan wanita, tapi justru membuat marah kaum feminis

Hidayatullah.com--Ingin hidup sedikit lebih lama? Carilah istri kedua. Begitu rekomendasi sebuah penelitian yang menemukan bahwa laki-laki yang menikah lebih dari satu kali atau berpoligami, cenderung berusia lebih panjang daripada mereka yang monogami.

Setelah menghitung perbedaan sosioekonomi, ditemukan bahwa pria berusia lebih dari 60 tahun dari 140 negara yang melakukan praktek poligami dalam berbagai tingkatan, rata-rata hidupnya 12% lebih lama dibandingkan dengan pria yang berasal dari 49 negara yang cenderung berbudaya monogami.

Penelitian Virpi Lummaa, seorang pakar ekologi di Universitas Sheffield Inggris, sepertinya menjawab pertanyaan yang cukup membingungkan di dunia biologi manusia, yaitu mengapa laki-laki dan perempuan bisa hidup begitu lama?

Untuk wanita, sudah sejak lama diketahui bahwa faktor pendukungnya antara lain adalah "efek nenek". Di mana wanita yang telah menopause bertahan hidup lebih lama, karena mereka bisa bermain-main, merawat dan memanjakan cucunya, seperti yang ditunjukkan dari hasil penelitian di India.

Untuk laki-laki, sebagian besar peneliti percaya bahwa faktor yang membuat hidup lebih lama sepertinya adalah bersifat fisik, bukan emosional. Tidak seperti perempuan, mereka bisa bereproduksi hingga usia 60-an atau bahkan 70-80-an tahun.

Lummaa dan koleganya Andy Russell ingin mengetahui, apakah ada faktor lain--seperti halnya "efek nenek"--berlaku untuk laki-laki.

Setelah menganalisa data dari 25.000 orang Finlandia pada abad 18 dan 19 yang tidak melakukan kontrasepsi dan hidup dalam aturan gereja Lutheran yang ketat memberlakukan monogami, mereka tidak menemukan jawaban. Tidak ada tanda-tanda "efek nenek" pada pria di sana.

Kemudian mereka mengalihkan perhatiannya dengan membandingkan usia, yaitu antara laki-laki yang berasal dari bangsa-bangsa yang melakukan poligami dengan laki-laki yang berasal dari bangsa monogami. Cakupan penelitian mereka perluas ke 189 negara.

Dengan menggunakan data yang berasal dari WHO, mereka merangking bangsa-bangsa itu dalam skala 1 hingga 4, dari yang sangat ketat melakukan monogami hingga yang sangat poligami. Mereka juga menghitung masalah gizi dan perbedaan lain yang terdapat di antara negara maju dengan negara yang kurang maju, seperti pendapatan nasional dan pendapatan rata-rata perkapita, dan sebagainya.

Jika lamanya usia wanita menjadi alasan pria juga hidup lebih lama, dalam kasus seperti itu, maka penelitian mengatakan bahwa usia pria yang monogami hampir sama dengan pria yang poligami.

Tapi, penelitian itu menemukan bahwa menjadi ayah atas lebih banyak anak dan lebih banyak istri adalah yang menjadi alasan mengapa pria bisa bertahan hidup lebih lama.

Lummaa menyatakan, penelitian yang pernah dipresentasikan di pertemuan tahunan International Society for Behavioral Ecology pada pertengahan Agustus 2008 itu, bukan untuk membuktikan sebuah kebodohan. Mereka memberikan skor rendah untuk monogami karena mereka bekerja melakukan penelitian dengan cara melihat pola pernikahan.

Chris Wilson, seorang pakar antropologi evolusi dari Universitas Cornell, Itacha, New York, menilai penelitian itu memiliki sebuah "hipotesis valid dan perkiraan yang baik."

"Bagi saya tidak mengejutkan jika pria dari lingkungan itu (poligami) hidup lebih lama daripada mereka yang berasal dari lingkungan monogami, di mana jika mereka telah menduda, maka tidak ada lagi yang merawat mereka."

Wanita tidak tertekan

Sementara itu berdasarkan penelitian Angela Campbell, profesor hukum dari Universitas McGill, ditemukan bahwasanya wanita-wanita yang dipoligami tetap memiliki kekuatan.

Campbell, yang dikenal sebagai seorang intelektual sekular yang sangat teliti dan tidak mendukung poligami itu, terjun langsung ke dalam komunitas Bountiful di Kanada yang melakukan praktek poligami. Komunitas yang bermukim di Creston, dekat perbatasan Amerika Serikat itu, terdiri dari sekitar 1.000 orang pengikut Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter Day Saints. Di sana ia melakukan penelitian dan wawancara langsung dengan para wanita yang dipoligami.

"Sebuah tempat yang sangat menarik dan menakjubkan," katanya. "Sangat kompleks. Sangat beragam."

Hasil penelitian yang telah dipublikasikan awal tahun ini tersebut menunjukkan bahwa "wanita-wanita di sana masih memegang otoritas yang cukup besar dalam kehidupan perkawinan mereka, keluarga, dan masyarakatnya." Meskipun tingkatannya tidak selalu sama antara wanita satu dengan yang lain.

Wanita di sana tidak dicuci otaknya, tidak disetir layaknya mesin agar jadi penurut, sehingga harus membutuhkan pertolongan (karena tertekan). Tidak seperti yang digambarkan oleh media, demikian kata Prof. Campbell.

Hasil penelitan Campbell itu menuai kritik, terutama dari kaum feminis, mulai dari reaksi yang ringan hingga penuh kemarahan.

"Saya menerima beberapa email penuh kebencian," kata pakar hukum lulusan Harvard yang menikah dan memiliki beberapa anak itu. [di/ns/np/www.hidayatullah.com]

Baca selengkapnya.....“Poligami Bikin Pria Panjang Usia?”
 

Abu Inayat dot Com Copyright © 2008 D'Black by Ipiet's Blogger Template